Jam
di laptop sudah menunjukkan pukul 06:15 WITA (hoahmmm…), sambil menguap-nguap
ku sempatkan mengeluarkan sedikit uneg-uneg dini hari (baru tersadar ternyata
sudah berganti hari).
Aku
hidup dimana aku harus terikat dengan segala peraturan yang mengharuskan aku
berada dijalur itu, percayalah ini memuakkan, bagaimana bisa aku yang notabene
hanya ingin sesuatu yang bebas sekarang justru seperti terkurung? Bisa kah aku
sejenak melepaskan segala hal yang terkait begitu saja dipundakku? Menjalani
kehidupan dengan memakai topeng, berjalan seperti orang-orang pada umumnya,
memakai seragam yang sama, berusaha menyamakan pikiran, berusaha selaras dengan
orang lain, dan blablabla (percayalah! Aku kesulitan menjalani hidup seperti
itu), tapi ya sudahlah, begitulah manusia berusaha agar dapat diterima dan
dapat mengikuti jalan yang seperti orang lain tempuh, jika tidak ya silakan “out” atau aku hanya akan ditendang kesana
kemari dan semakin hilang arah.
Satu
hal yang harus kamu tahu bangun dari tidur pagi dengan segala beban kehidupanmu
itu sungguh tidak menyenangkan J percaya?
Baiklah,
aku mulai meracau lagi dengan apa yang aku jalani sekarang. Telah banyak ku
baca quotes motivasi yang berusaha
membangun diri kita untuk terus berjuang dan berusaha dalam menjalani hidup
serta kiat-kiat sukses mencapai tujuan yang ingin kita raih
(Aaaaaaaaaaaaaaaah), tapi entah kenapa (mungkin karena aku terbiasa hidup
dengan keras dan masa bodoh) aku tak peduli dengan hal-hal macam itu, sekali ku
dengarkan pasti keluar begitu saja (istilah orang Jawa “mlebu kuping tengen, metu kuping kiwo", artinya, masuk telinga
kanan, keluar telinga kiri), sekali
ku lihat dalam satu kedipan matakupun harus berlalu begitu saja. Aku bukan tipe
orang yang suka memberi saran, jadi secara tidak langsung itulah yang
menggambarkan aku kesulitan untuk menerima saran dari apa yang ada disekitarku (yang selama ini tertancap dalam hatiku adalah seperti ini,”Jika
aku tidak melakukannya ke orang lain, berarti aku tidak ingin orang lain
melakukannya padaku.”). Hmmm… Ya sudahlah!
Aku
bukanlah seseorang yang pandai bercerita, namun yang aku tahu aku adalah “pengoceh”
sejati, hahaha, yang aku maksud adalah berbicara tanpa henti dan berusaha
menikmati suasana pembicaraan, secara nyata hal-hal yang aku gumamkan hanya
terdengar dalam pikiranku sendiri, aku mengoceh sepanjang waktu dalam hati,
berusaha menguatkan diri sendiri, berusaha mengeluarkan segala kesuh kesah yang
tersangkut dan bersarang di otakku. (Percayalah aku melakukannya karena aku
tidak tahu cara bercerita selain kepada hatiku sendiri)
Aku
mengungkapkan hal seperti ini bukan berarti aku adalah anak yang anti sosial,
tak ku pungkiri diantara segala keluh kesah dengan apa yang aku jalani masih
banyak senyum dan tawa yang menguatkan aku, masih ada yang berusaha menggandeng
tanganku agar aku tak berjalan dibelakangnya, diantara hariku yang mendung, tak
ku lupakan juga hari dimana ada cahaya-cahaya cerah yang menghapus pedih untuk seketika. J Baiklah… “Masih Terjaga” adalah salah
satu postingan baruku setelah ingin merombak lagi blogku, bye! See you next
time! J
0 komentar:
Posting Komentar